Lihat aku, ayah tiriku! Anak tiriku minta iPhone, malah naik batangku semalaman

Aku tidak memperdulikan perlawananya. Bokep Mama Mbak Juminten tetap berdiri di depanku, menantikanku berakhir minum. ” mantep nih..makasih mbak..”Jawabku sambil menerima cangkir dari tanganya. Aku semacam kesetanan menciumi pahanya yg besar, mengecup berkali2 selangkanganya serta jemari tanganku yg lain langsung meremas buah dadanya. “Mbak ambilin aer putih sebentar..”Serunya sambil segera berlalu ke dapur. Udara diluar gelap seperi senja. Aku tidak mampu lagi melihat wanita itu menangis. “Loh belum kerja den?” Tanyanya, wajah itu terkesan datar, malah ada senyuman kecil menghias bibirnya. Tubuh kami tetap terdiam kaku berbagai saat. Kedua pahanya mengejang kaku,kepalanya hingga terbaring dipermukaan meja sambil terus merintih tiada henti. Plok..plok..plok..” Suara gesekan selangkangan itu terdengar jelas ditelingaku. Kesadaranku belum begitu pulih.Aku mencoba menepis pikiran itu, bagaimanapun itu bukan diriku yang sebetulnya. Apa den..?” Lanjutnya sambil tetap berdiri di depanku.

Lihat aku, ayah tiriku! Anak tiriku minta iPhone, malah naik batangku semalaman