Langkah selangkah bareng cowoknya, makin panas tiap gerakan.

Karena wajahku bisa di bilang keren apalagi di kampus ini, ditambah ke kampus aku selalu menggunakan kendaraan yang lumayan keren dan barang-barang yang aku pakai termasuk barang mewah juga. Bokeb aaaagggghhh… ooouugghhh… ooouugghh.. Karena ramai juga kalau aku seorang cowok dan banyak teman cowokku yang menghindariku.Mau tidak mau akupun harus mencari pasangan dari kampus ini juga, dan untuk melakukan hal itu cukup mudah bagiku. Dia begitu dikenal karena penampilannya yang selalu mencuri perhatian setiap cowok bahkan dosen pria di kampus ini, awalnya Regina jual mahal padaku.Bahkan dia berkata padaku “Katanya kamu nggak suka sama cewek..” Tapi aku pura-pura tersenyum saja di depannya padahal dalam hati aku begitu marah. Akupun membalikan tubuhku lalu aku sentuh bibir Regina dengan lembut lalu aku remas juga toketnya.Dia mendesah sambil memejamkan matanya “OOOuuugggghhhh… aaaggghhhh… Viiin… aaaaggggghhhhh…… aaaaaagggghhhhhh….. ooouuuuuuugggghhh… aaaggghhhh… aaagggghhhhh… aaaaggggghhhh… ”

Langkah selangkah bareng cowoknya, makin panas tiap gerakan.