Ibu rumah tangga Jepang menggoda tukang AC hingga ranjang

Aku ambil cuti kuliah untuk bekerja di sebuah radio swasta yang baru berdiri. Bokeb Ah biarin aja lah. Karuan aja aku jadi deg-degan…“Gerbang depan udah di kunci, mas”, sebuah suara membuyarkan lamunanku. Mbak Titis hanya menatapku sayu dengan nafas yang memburu. Mbak Titis melenguh panjang. Gurih terasa di muluntuku. Kukocok-kocok pelan penisku sambil membayangkan payudara kecil Ibu Titis. Aku hanya duduk di balik meja marketing. Aku bayangkan ibu Titis dengan rambutnya yang sebahu, bibirnya yang selalu merah. Setelah ketemu, kuloloskan talinya pelan. Dudukku menjadi tidak tenang. Spontan aku segera melepas tanganku dan mencoba menarik celanaku. “Ibu cantik”, jawabku pendek. Rasanya geli banget. Pas nyampe di depanku, Ibu Titis meletakkan sikunya di meja dan meraih majalah yang ada. Ngerti!” sambungnya lagi. Wah, di mana nih. “Siap Pak”, jawabku sambil berlagak kayak prajurit. “Hehehe… panas banget nih… AC ruang

Ibu rumah tangga Jepang menggoda tukang AC hingga ranjang