Gadis Gamer yang Menggila di Ranjang
Aku sedikit menjauhkan diri saat ia sedang menelpon setelah aku tutup kembali kap mesinnya.Tidak lama kemudian, “Ini mass. Bokep Waktu sudah menunjukan pukul 02:30 pagi, jalan begitu sepi karena malam dan hujan yang tak kunjung berhenti.“Besok Jakarta pasti banjir nih, hujan seharian gini” gumamku dalam hati.Sekitar 100 meter setelah melewati Pondok Indah Plaza, aku melihat sebuah sedan menepi dengan kap mesin yang terbuka. Sudah dipinjamkan handphone saja sudah cukup kok.”“Gapapa kok, mbak. Padahal dalam hati ingin sekali aku numpang tidur di rumahnya. Ku perhatikan sejenak wanita yang terbaring tanpa busana dibawah tubuhku ini. Kepalanya menghadap ke jendela, matanya terpejam, namun kata-kata tersebut tidak bisa ia tahan untuk tidak diutarakan.“Baru kali ini aku main selama ini, dan seenak ini. Ku baringkan dan ku selimuti, lalu aku ikut berbaring di sampingnya.Hari sudah terang karena matahari yang terjaga dari tidur
