Dibawa ke Hotel Cinta oleh Ibu-ibu Ajaib yang Menggoda
Reeeeeeeey…” Rivan mengejat, menyambut tawaran Reyna dengan beberapa semburan yang tersisa.“Cepatlah pulang.. Bokep Thailand Hahaha…” Rivan memotong kalimat Reyna setelah tau maksud kalimat yang sulit diucapkan wanita itu. “Ajari aku ya..” bisik Rivan lembut tepat ditelinganya.Kepala wanita itu mengangguk, tersenyum tersipu. Aaaagghhh, cepaaaaat jawaaaaaaaab,” teriak Rivan yang menggerakkan pinggulnya semakin cepat.Reyna menatap Rivan dengan kepala yang menggeleng. “Ajari aku ya..” bisik Rivan lembut tepat ditelinganya.Kepala wanita itu mengangguk, tersenyum tersipu. “Anita adalah wanita bersuami, artinya kau tidak berhak untuk menjamah tubuhnya,” ucap Reyna berusaha membela keluguan berfikirnya.Rivan tersenyum kecut, mengakui kesalahannya, “Tak terhitung lagi berapa kali kami melakukannya, mulai dari dirumahku, dirumahnya, bahkan kami pernah melakukan diruang lab kimia, desah suaranya sebagai wanita yang kesepian benar-benar menggoda diriku, rindu pada saat-saat aku menghamburkan spermaku diwajah cantiknya.”Seketika wajah Reyna terasa panas membayangkan petualangan, Anita, “Kenapa kamu tidak menikah saja?”
