Davia Ardell, ibu mertua pirang yang haus nafsu dan siap digoyang

“Nikmatin aja yanx” kata Bagus. kok punya pikiran seperti itu,… nggak ahh”
“Papi nggak akan cemburu dan tetap sayang cinta sama mami, papi yakin kalau mami masih suka sama Bagus dilihat dari wajah dan ekpresi mami tadi” tanyaku.Ema istriku menatap tajam ke arahku.“Gimana mi..?” tanyaku berharap harap cemas. Bokep Indo udah mau keluar nich” kataku
“keluarin di mulut mami aja pi..”Segera aku mengeluarkan batang penisku dari memeknya dan menyuruh Ema mengulumnya bagaikan terbang ke langit ke tuju rasanya sensasinya sungguh luar biasa brooo… nggak tahan.“Creett.. piiii… sshhh emmmhhh terus piiiihhh… ohh…. tp aku maunya digendong papi sampai kamar mandi” kata istriku sambil tersenyum genit,Kemudian kubopong istriku ke kamar mandi, sampainya di kamar mandi kami masing masing melepas pakaian kami, Ema mencium bibirku dgn hangat lidah kami saling berpagutan.“Eemmhhh………”Tak sabar Ema segera melorotkan cd ku melihat batang penisku yg hitam Ema

Davia Ardell, ibu mertua pirang yang haus nafsu dan siap digoyang